Tuesday, April 6, 2010
Saat kematian
Mungkin esok lusa diri yang dhoif ini pula dijemput olehNYA. Tiada siapa yang mengetahuinya.Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati. Allah telah menjelaskan dalam Quran tentang kelakuan manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayatnya yang bermaksud :
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)
Kebanyakan orang menghindari dari berfikir tentang kematian. Ia lebih suka menyibukkan diri dengan sesuatu yang membelakangkan kematian.Lebih suka memikirkan apa yang aku perlu masak hari ni,apa yang aku nak buat hari ni, dimana aku nak pergi hari ni,esok dan sebagainya.Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia.
Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang kita dapat lakukan saat ini: kita dapat mengedipkan mata kita, menggerakkan badan, berkata-kata, tertawa. Semua ini merupakan fungsi tubuh kita. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh kita setelah kita mati nanti
Sunday, March 21, 2010
CARA SYAITAN MEMBUKA AURAT WANITA

Syaitan dalam menggoda manusia memiliki berbagai cara strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su'). Syaitan seakan mengetahui kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah.
Berikut adalah cara bertahap:
I. Menghilangkan Definisi Hijab
Dalam tahap ini syaitan membisikkan kepada para wanita, bahawa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekadar pakaian atau gaya hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar'i, pakaian, dengan apa pun bentuk dan namanya tetap pakaian.
Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai. Berbeza
halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahawa hijab adalah pakaian syar'i (identiti keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekadar gaya ( fesyen ). Biarpun hidup bila saja dan di mana saja, maka hijab syar'i tetap dipertahankan. .
Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka syaitan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?
Pertama: Membuka Bahagian Tangan
Telapak tangan mungkin sudah kebiasaannya terbuka, maka syaitan membisikkan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bahagian hasta (siku hingga telapak tangan). "Ah tidak ! apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan syaitan. Dan benar si wanita akhirnya memakai pakaian model baru yang menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki melihatnya juga seperti biasa saja. Maka syaitan berbisik," Tu.. tidak apa-apa kan?
Kedua: Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah syaitan untuk membisikkan perkara baru lagi. "Kini buka tangan sudah menjadi lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bahagian atas dada kamu." Tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekadar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak panas. Cubalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya sebahagian kecil sahaja yang terbuka.
Maka dipakailah pakaian fesyen terbaru yang terbuka bahagian leher dan dadanya dari yang fesyen setengah lingkaran hingga yang fesyen bentuk huruf "V" yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bahagian sensitif lagi dari dadanya.
Ketiga: Berpakaian Tapi Telanjang
Syaitan berbisik lagi, "Pakaian mu hanya gitu-gitu saja, tak "cool" cari fesyen atau bahan lain yang lebih bagus! Tapi apa ya? Si wanita berfikir. "Banyak fesyen dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih sedap/cantik dipandang," syaitan memberi idea baru.
Maka tergodalah si wanita, di carilah fesyen pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparent. "Mungkin tak ada masalah, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan fesyennya saja yang agak berbeza, biar nampak lebih feminin," begitu dia menokok-nambah. Walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparent, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita
kasiyat 'ariyat (berpakaian tetapi telanjang).
Keempat: Agak di Buka Sedikit
Setelah para wanita muslimah mengenakan pakaian yang ketat, maka syaitan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan idea baru yang sepertinya "cool" dan "vogue", yakni dibisiki wanita itu, "Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa tak sebaiknya di belah hingga lutut atau mendekati paha?" Dengan itu kamu akan lebih selesa, lebih kelihatan lincah dan energik." Lalu dicubalah idea baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulai dari bahagian bawah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lebih selesa dan leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik kenderaan. "Yah.... tersingkap sedikit tak apa-apa lah, yang penting enjoy," katanya.
Inilah tahap awal syaitan merosak kaum wanita, hingga tahap ini pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya fesyen, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeza dengan hijab syar'i yang sebenarnya. Maka kini mulailah syaitan pada tahap berikutnya.
II. Terbuka Sedikit Demi Sedikit
Kini syaitan melangkah lagi, dengan tipu daya lain yang lebih "power", tujuannya agar para wanita menampakkan bahagian aurat tubuhnya.
Pertama: Membuka Telapak Kaki dan Tumit
Syaitan Berbisik kepada para wanita, "Baju panjang benar-benar tidak selesa, kalau hanya dengan membelah sedikit bahagiannya masih kurang leluasa, lebih elok kalau dipotong sahaja hingga atas mata kaki." Ini baru agak longgar. "Oh...... ada yang yang terlupa, kalau kamu pakai baju sedemikian, maka jilbab yang besar tidak sepadan lagi, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi dan sepadan, ala....... orang tetap menamakannya dengan jilbab."
Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini terburu-buru mencari fesyen ! pakaian yang dimaksudkan. Tak ketinggalan kasut tumit tinggi, yang kalau untuk berjalan, dapat menarik perhatian orang.
Kedua: Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang yang melihat juga tidak begitu ambil peduli. Maka syaitan kembali berbisik, "Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak ada reaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cubalah kamu cari fesyen lain yang lebih menarik, bukankah kini banyak skirt separuh betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu terdedah, hanya terlihat kira-kira sepuluh centimeter saja." Nanti kalau sudah biasa,
baru kamu cari fesyen baru yang terbuka hingga separuh betis."
Benar-benar bisikan syaitan dan hawa nafsu telah menjadi penasihat peribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan syaitan dalam jiwanya dia turutkan. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yang terlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.
Ketiga: Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, syaitan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang si wanita berfikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun bisikan syaitan dan hawa nafsu menyahut, "Ah jelas tidak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, sekarang banyak lelaki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka iaitu dengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya."
Tetapi? apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum lelaki," bersungut. "Fitnah? Ah...... itu kan zaman dulu, di masa itu kaum lelaki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup. Tapi sekarang sudah berbeza, kini kaum lelaki kalau melihat bahagian tubuh wanita yang terbuka, malah senang dan mengatakan ooh atau wow, bukankah ini bererti sudah tidak ada lagi fitnah, kerana sama- sama suka? Lihat saja fesyen pakaian di sana-sini, dari yang di pasar malam hingga yang berjenama di pusat membeli belah, semuanya memperagakan fesyen yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikutinya, akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman."
Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis akhirnya menjadi kebiasaan, apalagi ramai yang memakainya dan sedikit sekali orang yang mempersoalkannya. Kini tibalah saatnya syaitan melancarkan tahap terakhir dari tipu dayannya untuk melucuti hijab wanita.
III. Serba Mini
Setelah pakaian yang menampakkan betis menjadi pakaian sehari- harian dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan syaitan yang lain. "Pakaian memerlukan variasi, jangan yang itu-itu saja, sekarang ini fesyen skirt mini, dan agar sepadan, rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah."
Maka akhirnya skirt mini yang menampakkan bahagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bahagian dada sekaligus bahagian punggungnya dan berbagai fesyen lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam, petang, musim panas, musim sejuk dan lain-lain, tak ketinggalan seluar pendek separuh paha pun dia miliki, fesyen dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicuba. Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh syaitan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.
Hingga suatu ketika, muncul idea untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bahagian paling ketara saja yang tersisa untuk ditutupi. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan "bikini". Kerana semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na'udzubillah bisikan syaitan berhasil, tujuannya tercapai, "Menelanjangi Kaum Wanita."
Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan lelaki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu" Syaitan tak ingin ambil risiko.
Demikian halus, cara yang digunakan syaitan, sehingga manusia terjerumus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita walau sekecil apapun, segera diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larutan, kerana kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka semakin menjadi sukar bagi kita untuk mengatasinya. Membiarkan membuka aurat bererti merelakan mendapatkan laknat Allah, kasihanilah diri, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan ke dalam kebinasaan yang menyengsarakan, baik di dunia mahupun di akhirat.
Thursday, March 4, 2010
Pahit manis perjuangan
pasti ramai menyertainya.
Andai perjuangan ini singkat,
pasti ramai yang istiqamah.
Andai perjuangan ini menjanjikan kesenangan dunia,
pasti ramai tertarik padanya.
Tapi hakikat perjuangan bukan begitu.
Turun naiknya,
Sakit pedihnya,
Umpama kemanisan yang tidak terhingga.
Andai rebah,
bangkitlah semula.
Andai terluka,
ingatlah janjinya.
Ya Allah,
Rahmatilah hidup kami,
Berilah pengakhiran pada hidup kami sebaik-baik pengakhiran.
Janganlah Kau matikan kami dalam kekufuran.
Ampunilah segala dosa-dosa kami,
Ya Rabbul 'Izzati..
Monday, March 1, 2010
Sejarah Islam Semangat Umat Masa Kini
Tidak dapat diluahkan perasaan ini saat kaki dapat melangkah ke tempat-tempat peninggalan sejarah. Sejarah mengajar diri untuk teruskan kehidupan dengan lebih bermakna, kerana dengan sejarah kita lebih bersemangat. Tambahan apabila kita sendiri dapat melihat segala peniggalan-peniggalan sejarah tersebut.
Antara tempat yang paling tidak dapat dilupakan apabila dapat mendaki Jabal Musa.Gunung ini juga menjadi laluan sahabat dan panglima Islam yang mashur AMRU AL- ASR ketika membawa Islam ke bumi Mesir. Menyelami penghayatan suasana bagaimana Nabi Musa menjejaki ke puncak Thursina bagi menunaikan perintah Allah menerima Taurat buat pedoman umatnya.Ketika itulah kami dapat merasai betapa sukarnya untuk mendaki Jabal Thursina tanpa semangat dan jiwa yang kental mana mungkin dapat kami menjejakinya.Apatah lagi kepayahan yang dialami oleh Nabi musa semata-mata menyanjungi perintah yang diamanahkan Allah untuk memimpin umatnya.
Tambahan:Sambungan cerita dan pengalaman yang membangkitkan semangat...INSYAALLAH
Sunday, February 28, 2010
30 Nasihat untuk para pendakwah
2. Menentukan tujuan dakwah yang jelas.
3. Bersikap sebagai seorang mujahid.
4. Menuntut ilmu.
5. Tidak terlalu idealis.
6. Tidak berputus asa terhadap rahmat Allah.
7. Seimbang antara khauf (perasaan takut akan Allah) dan raja' (pengharapan kepada Allah).
8. Tidak mengkritik peribadi tertentu dengan menyebut identiti mereka.
9. Tidak merasa bersih di hadapan orang.
10. Tidak menambahi ucapan melebihi kitabullah.
11. Tidak berpaling walau perosak dan kerosakan bermaharajalela.
12. Tidak menjadikan hadits maudhu' sebagai dalil.
13. Tidak memperkecil organisasi atau kelompok tertentu.
14. Menentukan sesuatu masalah sesuai dengan kadarnya.
15. Berlemah lembut dan kasih sayang ketika memberi nasihat.
16. Bergaul dengan baik sesama manusia dan menghormati mereka.
17. Isytiharkan bahawa dakwah adalah untuk kemaslahatan.
18. Peka dan prihatin terhadap isu-isu semasa.
19. Berkomunikasi dengan orang lain sesuai tahap pemikirannya.
20. Tidak memperlihat aib orang lain untuk mengangkat diri sendiri.
21. Memelihara peribadi sebagai Qudwah.
22. Menjalinkan hubungan dengan orang lain.
23. Memiliki Wala' dan Bara' yang nisbi.
24. Memiliki sikap bermasyarakat.
25. Memelihara tadarruj dalam berdakwah.
26. Meletakkan manusia sesuai dengan kedudukannya.
27. Muhasabah dan memohon dengan rendah diri kepada Allah.
28. Memiliki kelebihan dalam amal ibadah.
29. Sedikit cita-cita terhadap dunia dan persiapkan menghadapi kematian.
30. Penampilan yang baik.
Ya ALLAH, kukuhkanlah ikatan pergantungan kami kepada-Mu. Keredhaan-Mu matlamat buruan kami. Tetapkan kami ikhlas dalam mentaati-Mu.Selamat dan sejahterakanlah perjalanan kami menuju-Mu. Matikanlah kami dalam menyebut kalimah tauhid.
Tuesday, January 26, 2010
Ketinggian kedudukan wanita

Wanita adalah saudara kepada lelaki. Dari sudut penciptaan kedua-duanya berkongsi sifat kemuliaan insan. Wanita mempunyai hak-hak ke atas lelaki seperti lelaki mempunyai hak ke atas wanita berdasarkan hak-hak yang ditetapkan di mana ia sesuai dengan kedua-duanya mengikut pandangan adat manusia.
Firman Allah Taala yang bermaksud:
Dan isteri-isteri itu mempunyai hak yang sama seperti kewajipan yang ditanggung oleh mereka (terhadap suami) dengan cara yang sepatutnya (dan tidak dilarang oleh syarak), dalam pada itu orang-orang lelaki (suami-suami itu) mempunyai satu darjat kelebihan atas orang-orang perempuan (isterinya). Dan (ingatlah)Allah maha kuasa dan maha bijaksana.( al-Baqarah,228 )
Tanggungjawab pemberian nafkah dan penjagaan dibebankan kepada kepada bahu lelaki sebagai satu hak keamanan kepada wanita. Dengan sebab ini, lelaki diberi kelebihan satu darjat dan kedudukan daripada wanita. Adapun darjat lelaki, ia tergambar di dalam bebarapa keadaan yang tidak sesuai disama ratakan bersama wanita seperti masalah nasab anak yang dibinkan kepada lelaki. Begitu juga tanggungjawab nafkah keluarga, lelaki dilebihkan sahamnya daripada wanita di dalam harta pusaka,tetapi tidaklah wanita diharamkan daripada harta pusaka.
Seperti firman Allah Taala yang bermaksud:
Orang-orang lelaki ada bahagian pusaka dari peniggalan ibu bapa dan kerabat, dan orang-orang perempuan pula ada bahagian pusaka dari peniggalan pusaka dan kerabat, sama ada sedikit atau banyak dari harta yang ditinggalkan itu, iaitu bahagian yang yang telah diwajibkan (dan ditentukan oleh Allah). (an- Nisa’,7 )
Jadi terbuktilah disini, bahawa setiap apa yang diatur oleh pencipta sudah cukup sempurna. Kita sebagai hamba yang hanya menumpang di dunia ini perlu bersyukur dan tidak melawan fitrah dari apa yang ditetapkan.
Tidak menjadi kesalahan untuk wanita bekerja, memimpin dan sebagainya. Tetapi,semua itu perlulah mengikut batas-batas yang digariskan oleh syarak. Usahlah berlumba-lumba untuk menandingi lelaki dalam perkara-perkara yang sepatutnya didahulukan oleh kaum lelaki seperti apa yang di perjuangkan oleh SISTER IN ISLAM. Sehingga semua perkara yang Allah sudah tetapkan untuk kaum adam hendak diambil alih oleh kaum hawa.
Adapun banyak darjat-darjat yang diangkat oleh Islam terhadap wanita,dimana ia tergambar di dalam bentuk memelihara tabiatnya yang lemah lembut dimana wanita itu sendiri terdidik dengan sifat menunaiikan hak dan janji, pemurah, berusaha, pengasih dan menghulur bantuan. Waniat juga adalah insan yang dipelihara dan dibuang kesusahan mereka dalam erti kata setiap kesalahan mereka yang kecil itu dimaafkan.
Tuesday, January 19, 2010
Hati-hati dengan hati
Hati kita sering gundah gulana dan tidak tenteram. Jadi, cuba kita periksa kembali mengapa ia jadi demikian. Antara sebab-sebab hati tidak bahagia ialah kerana adanya sifat mazmumah di dalam hati. Antara mazmumah utama yang menghilangkan bahagia di hati ialah:
1. PEMARAH
Sifat ini paling mudah dikesan atau dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini biasanya jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak terang. Ye lah, sape nak dekat kalau asyik marah je…bawa-bawalah senyum tentu orang tak takut nak dekat. Tapi, kalau marah pada perkara yang mungkar tu patut la.
2. PENDENDAM
Sifat ini tersembunyi iaitu ibarat mengumpul lahar di dalam dada.orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam sekalipun hatta perkara-perkara kecil sekalipun. Sebab itu orang yang suka berdendam mudah diserang sakit jantung.( fuh…bahaye ni )
3. BAKHIL
Orang yang bakhil ini sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll darinya. Orang seperti ini juga sentiasa berdalih ia tiada duit apabila ada yang meminta derma.
4. TAMAK
Orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut, walau berapa banyak yang diminum tetap tidak habis.
5. TIDAK SABAR
Andainya perkara yang kecil pun kita tidak boleh bersabar apatah lagi hal-hal yang lebih besar. Oleh itu, banyak-banyaklah bersabar bila hadapi dugaan, fikir bukan diri kita je yang menghadapi dugaan, mungkin orang lain lebih berat dugaan dari kita.
6. EGO
Orang yang memiliki sifat ini pantang tercabar dari apa sudut sekalipun. Sifat ini adalah ibu segala mazmumah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Tapi, memang tidak dinafikan semua orang mempunyai ego masing-masing Cuma, tinggi atau rendah tahap keegoan tersebut.
7. RIAK
Terseksa sendiri kerana sentiasa tercari-cari peluang untuk dipuji. Sentiasa berlakon di depan orang.
( urmm kesiannye... )
8. CINTA DUNIA
Apabila begitu mencintai dunia tidak dapat menderita dan dapat pun menderita kerana apabila sudah dapat susah pula untuk menjaganya. cinta dunia merupakan ‘ neraka dunia ‘ kerana dunia itu panas akibat ia jadibarang buruan dan rebutan. Jadi, letaklah akhirat itu di hati dan dunia di tangan supaya dunia itu senang dibahagi-bahagi dan akhirat dibawa mati.
Jadi yang meragut kebahagiaan sebenarnya bukanlah sepenuhnya disebabkan kemiskinan, musibah, kesibukan dll tetapi ialah MAZMUMAH. Semakin tinggi mazmumah seseorang semakin ia tidak bahagia. Samaada bermujahadah atau biarkan saja mazmumah itu, kedua-duanya tetap menderita. Tetapi, andainya bermujahadah kita kan dibantu oleh Allah dan akan bahagia akhirnya. Jadi, samala-samalah kita sentiasa mengingati antara satu sama lain. Andai kita terleka dengan dunia buruk padahnya.
